by

Pergelaran Pernikahan, Inovasi Ujian Sekolah di SMAN 3 Cimahi

SUARA JABAR SATU |BANDUNG, DISDIK JABAR – Kebijakan Ujian Sekolah (US) yang baru disambut baik oleh satuan pendidikan. Selain penilaian 100% diberikan oleh sekolah, bentuk soal US yang beragam pun memacu sekolah untuk berinovasi. Salah satunya, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Cimahi.

Berdasarkan Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 43 Tahun 2019, soal US terdiri dari berbagai bentuk. Yaitu portofolio siswa, penugasan, tes tulis, dan/atau kegiatan. Khusus untuk portofolio, penugasan bisa dilakukan dengan kolaborasi antarmata pelajaran.

Berangkat dari sana, Kepala SMAN 3 Cimahi, Doddy Sularto menginisiasi tugas portofolio dengan formula yang yang tak biasa. Yakni, membuat pergelaran pernikahan yang dikemas dalam model pembelajaran based learning. “Melalui pergelaran tersebut, akan ada delapan mata pelajaran yang berkolaborasi,” tuturnya, Senin (3/2/2020).

Ia pun menjelaskan secara rinci bagaimana penilaian dilakukan. Pada mata pelajaran (mapel) agama, penilaian bisa dilakukan melalui prosesi akad dan pembacaan doa-doa. Lalu, pakaian yang digunakan pengantin masuk pada mapel pendidikan kewirausahaan.

Kemudian, pengisi acara seperti upacara adat dan tari menjadi apsek penilaian mapel kesenian. Sedangkan untuk master ceremony (MC) atau pembawa acara dinilai melalui tiga mapel bahasa sekaligus, yakni bahasa Indonesia, Inggris, dan Sunda.

“Sedangkan mapel sosiologi bisa mengkaji fenomenanya dan mapel sejarah dari segi tradisi,” terangnya.

Karena sifatnya kolaboratif, sambung Doddy, poses penilaian bagi tiap siswa akan diberikan nilai yang sama di seluruh mapel sesuai nilai kelompoknya. “Rencananya, kebijakan tersebut akan diterapkan pada tahun ajaran baru karena harus menyusun rencana pelaksana pembelajaran (RPP) terlebih dahulu,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed