Tolak Lepas Hijab, Miftahul Jannah Dapat Penghargaan dari PA 212

Miftahul merupakan atlet blind judo yang sempat membuat gempar Asian Para Games 2018.

SUARA JABAR SATU.COM | JAKARTA – Atlet blind judo Indonesia Miftahul Jannah mendapat penghargaan dari Persaudaraan Alumni (PA) 212. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara 212 Award yang digelar di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, Jumat (4/1/2019).

PA 212 menilai Miftahul menginspirasi banyak orang saat mempertahankan hijabnya di ajang Asian Para Games 2018. Atas keberaniannya itu, atlet kelahiran tahun 1997 itu diganjar satu tiket umroh.

Miftahul mengatakan dirinya datang ke 212 Award sebagai tamu undangan dari PA 212.

“Dari keinginan diri sendiri untuk tidak melepas hijab, kemudian baru ada dukungan dari 212 dan sekarang dapat award berupa tiket umroh,” kata Miftahul. Namun ia menambahkan untuk jadwal keberangkatan umrohnya belum diketahui.

“Tapi belum tahu kapan (berangkat umroh),” terangnya.

Menpora Imam Nahrawi (tengah) bersama atlet blind judo Indonesia, Miftahul Jannah, saat ditemui di GBK Arena Senayan, Jakarta, Selasa (9/10/2018). [Suara.com/Arief Apriadi]
Namun merujuk peraturan Federasi Judo Internasional (IJF), pelarangan penggunaan pelindung kepala ataupun hijab bukan karena diskriminasi, melainkan didasari faktor keselamatan.

Hijab atau pelidung kepala yang menutupi leher, dinilai berpotensi mencekik atlet saat keadaan bertarung.(suara)/hdr.-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *