by

Dua Arahan Kemenhub Percepat Proyek DTT Manggarai-Cikarang

-Cikarang, Daerah-1,980 views

Dua Arahan Kemenhub Percepat Proyek DTT Manggarai-Cikarang

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

Suarajabarsatu.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dalam upayanya mempercepat pengerjaan proyek Double Double Track (DDT) Manggarai-Cikarang, memberikan dua arahan yang harus segera dilakukan. Mulai dari pembebasan tanah dan window time.

Hal ini dikatakan oleh Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi kepada Dirjen Perkeretaapian. Tentunya agar proyek DDT Manggarai-Cikarang yang rencananya selesai tahun 2022 dapat dimajukan penyelesaiannya menjadi tahun 2020.

“Rencananya DDT selesai tahun 2022. Bisa dibayangkan kalau menunggu 2022, maka kapasitas perjalanan sangat minimal. Oleh karenanya saya minta Dirjen Perkeretaapian untuk lebih intens agar proyek ini bisa selesai pada tahun 2020,” ujar Budi usai melakukan peninjauan seperti yang diinformasikan dephub.go.id pada Sabtu (3/3/2018).

Hal pertama yang diminta Budi adalah pembebasan tanah yang juga akan meminta bantuan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Untuk memberikan dukungan terhadap proyek DDT ini.

Selanjutnya, untuk mempercepat penyelesaian proyek tersebut, Menhub juga meminta untuk berkoordinasi terkait pengaturan masa jeda antar kereta (window time).

“Window time ini kadang ada satu atau dua jam, untuk itu saya minta dipastikan paling tidak ada empat jam,” lanjut Menhub.

Meminta DAOP memantau perjalanan kereta
Selain itu, ia juga meminta Kepala DAOP Manggarai untuk terus memantau perjalanan kereta. Sehingga tidak ada keterlambatan kereta di Stasiun Manggarai.

“Kita tahu bahwasannya disini (Manggarai) adalah titik teramai daripada perlintasan kereta api dalam kota maupun luar kota. Untuk itu saya minta kepada Ka Daop 1 memastikan jangan sampai ada keterlambatan, harus dipantau secara detail,” jelasnya.

Menhub juga mengingatkan, untuk terus memperhatikan keselamatan. Tanpa meninggalkan produktivitas.

“Ini adalah tanggung jawab kita untuk bersama-sama menyelesaikan proyek sesuai rencana. Kita juga harus mempunyai semangat. Tapi jangan lupa juga tentang keselamatan,” ujar Budi.

Ia menilai, keselamatan sama pentingnya dengan produktivitas. Oleh karena itu Budi meminta kepada Dirjen Perkeretaapian dan Ka Daop 1, untuk memperhatikan keselamatan. Tapi juga agar tidak meninggalkan produktivitas. (SJS/Put)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed